http://dl2.glitter-graphics.net/pub/1973/1973902cqx9dz8xe7.gif

Saturday, 3 August 2013

Buat yang Baca

hallo? buat yang baca,terima kasih ya sudah mengunjungi blog "My World" Insya Allah aku ng-Post lanjutan cerbung dan lain-lainnya sebelumnya yuk marii follow akun twitter saya @dpqmswlgus :) untuk follback bisa kamu mention aku.Gomawoyo :) aku juga punya wattpad loh kalo kamu tertarik bisa search aja @baejihyeon dan kalau kalian suka nyanyi, boleh banget nih mampir ke smule aku @_jihyunbae untuk yang lainnya juga bisa aku ng-Post about korea dan tulisan tulisan ku jadi jangan bosan ya untuk mengunjungi blog "My World" terima kasihh :)

Monday, 28 January 2013

three season love 6



Part.6 “Hanya berdua”

“Dan...3.ucap Morgan sambung kalimatnya”.

 Yuri pun perlahan membuka matanya.Ia terkejut betapa kagetnya melihat sebuah danau dan di tepi danau ada gertak apapan dari kayu bambu kuning yang dihiasi 1 lampu neon 25 watt.Disebelah itu,ada sebuah perahu yang lumayan besar dan cukup untuk ditumpangi 2 orang.Sungguh mempesona pemandangannya.

“Gimana?lo suka tempat ini?tanya Morgan”.
“Huah....iya.Gue suukka banget.Thanks ya udah ngajak gue ke sini.ucap Yuri”.
“He’em...tapii,lo jangan kasih tau ke orang-orang kalau ada tempat ini.ucap Morgan”.
“Kok gitu?Loh kalau enggak mau kasih tau,kenapa lo kasih tau ke gue?tanya Yuri”.
“Karna....tempat ini sangat spesial buat gue.Dan...orang-orang enggak tau kalau ada tempat sespesial di sini.ucap Morgan”.
“oh..ucap Yuri”.
“Hanya kita berdua.ucap Morgan”.
“Ng...apa?tanya Yuri enggak ngerti”.
Sambil tersenyum Morgan mengatakannya sekali lagi”Tempat ini hanya kita berdua aja yang tau.ucap Morgan”.
“Oh...iya...ucap Yuri”.

Lalu,mereka menaiki perahu itu.

Disisi lain ternyata Bisma juga mengincar Rafa dan Arifha.Dasar Bisma,playboy....

Lihat yang mulus belok
Lihat yang bening belok
Ampe yang disebelah enggak ditengok


Nggak nggak nggak kuat
Nggak nggak ngaak kuat
Aku nggak kuat sama playboy playboy
Nggak nggak nggak level
Nggak nggak nggak level
Aku nggak level sama cowok gampangan....

Sama tuh kaya lagu tujuh aicon...eh seven icons...aduh duh penalis...katroknya jangan ditampilkan dong...malu tau..ahehehe

Oh ya ternyata,si Bisma dari awal udah rencanain semua buat ngedapetin Yuri atau enggak Rafa atau juga Arifha.Licik dan picik ya.he’e he’e.Waktu kemaren si Bisma udah punya semua no Ponsel Gang Leaders,yaitu gang yang dibuat Rafa,Yuri dan Arifha.

To be continue...
Mav ya cepet bersambung karena ada tambahan.Bocoran tentang tokoh.
Saksikan di “ternyata Asal usulnya” dan Part.7
Bye....

“Ternyata asal usulnya”.
Bocoran nih...waktu kecil si Yuri di panggil “Pipi si wajah merah jambu”karena kulit Yuri dulu rentan terhadap sinar matahari.Kalau Rafa sih dulu semok banget,apalagi kalau dia nangis.Kata Alm.eyang Rafa kalau lagi nangis permintaanya aneh-aneh biar ngeredain tangisannya.Lain lagi Arifha,dari kecil di emang cerewet,suka teriak.Paling ngeri kalau dia nangis suka teriak.Orang pake mickrofon udah keras banget.Kalau disaingin sama tangisan Arifha,lah menang tangisan Arifha lah.Wong merdu 1 kampung ampe tutup telinga semua.Ahehe becanda,tapi emang si Arifha ini super duper cengeng.Dulu para keluarga mereka suka mengejek dengan nama Ratu C,yaitu Ratu Cengeng.
Morgan,Bisma,Rangga,Dicky,Ilham,Reza mereka Sahabat.Walau Bisma pindahan tetapi cara bergaulnya membuat dia di terima di lingkungan barunya dengan cepat.Kisi-kisi nih,ntar Rafael anak baru yang cool sok dewasa yang kesepian ternyata kakak kandung Rafa.Morgan yang enggak diduga bakal jadi pacarnya Yuri ternyata juga kakak kandung Arifha.Loh?trus gimana?Rafa,Arifha,dan Yuri tau dari mana semua itu.Bukannya yang tau hanya kedua eyangnya saja,bahkan sebenarnya Rafa,Arifha dan Yuri tidak tau sama sekali.Penasarankan?stay aja di Part-part berikutnya.

Part.7 “Senangnya...”

“Lo...kenapa bengong,Raf?tanya Arifha yang menghampiri Rafa di taman”.
“Gue....gue...
“Kenapa Raf?tanya Arifha penasaran”.
“Cowok yang gue taksir sms gue.Aduh seneng banget.Ucap Rafa”.
“Oh.ucap Arifha pergi meninggalkan Rafa”.

“Loh kok Mona enggak kelihatan?kemana dia?tanya Yuri ketika sedang didapur dengan Arifha yang mengambil minum di kulkas”.
“Enggak tau tuh.Hm....Lo kemaren..pergi ama siapa?tanya Arifha”.
“Oh...sama Morgan.ucap Yuri”.
“Oh.Hm...Kemana?tanya Arifha”.
“Ada deh.R-H-S.ucap Yuri sambil meninggalkan Arifha”.

Kring kring kring
Cliek

“Halo.ucap Arifha mengangkat telepon rumah”.
“Halo.ini saya Mamang Surata.ini saya bicara dengan siapa ya?tanya Surata”.
“Oh.mamang.ini Arifha mang.Ada apa ya?tanya Arifha balik”.
“Non.Maafin mamang ya.mamang teh sekarang pingin tinggal di kampung aja.Jadi teh mamang mau berhenti jadi supir enon ya.ucap Surata’.
“Oh..yaudah enggak papa mang.Ntar uang bulanan mamang Arifha transfer lewat rekening eyang ya.ucap Arifha”.
“Aduh ngerepotin atuh non.ucap Surata”.
“Enggak kok”.
“yaudah makasih ya non”.
“iya”.

Malam Pukul 19.45

Tiba-tiba hp Rafa bergetar menandakan ada sms masuk

“Hah pesan”.
Cliek

SELAMAT MALAM RAFA
APA KABAR?

“Bisma!seru Rafa sambil membalas sms itu”.

MALAM
BAIK.LO APA KABAR?

“wah.Bisma sms gue.tadi siang udah.malam lagi.Yes!ucap Rafa senang”.

Di bales Bisma

GUE BAIK JUGA.
LAMA YA ENGGAK KETEMU?

“lama?perasaan kemaren...

LAMA?YA ENGGAK JUGA.
GUE SERING KETEMU LO KOK
TAPI MUNGKIN LO ENGGAK NGELIAT GUE

Lalu,Rafa bales dengan cepat.

OH YA?DIMANA...

Di sela itu,rupanya Arifha sedang ketawa ketiwi melihat aksi komedi di televisi.

“Huahahahaha....ketawa Arifha”.
Di sela itu juga hp Arifha bergetar.
“Ada sms.ucap Arifha”.

HEY AR?
LO INGET GUE KAN?

“ni siapa ya?sok kenal lagi kata-katanya.ucap Arifha”.

NI CPA Y?

Kali ini lebih cepet dibales

AHAHAH
MASA LO LUPA?
GUE RAFAEL.

“Rafael?”.

Segera Arifha bales

OH..
TAU NO HP GUE DARI MANA?
OH YA GUE KANGEN LO NIH SEJAK LO PINDAH
KITA BAGAIKAN SAHABAT TAK TERPISAH

Bales Rafael

AHAHAH
DASAR LO.GUE JUGA KANGEN
OH YA BESOK GUE PULANG KE INDO
RENCANANYA BOKAP GUE BAKAL
MASUKIN GUE KE SMU HARAPAN JAKARTA

Sekejap Arifha bales dengan semangat

WAH SEKOLAH GUE TUH.
LAH KITA KETEMU LAGI.

Send....

Dilain sisi,Yuri yang sedang asyik asyikan chat dengan kawan lamanya.tiba-tiba ada seseorang yang chat dengannya.

@Morgan_Winata       :hai? J              
@YuriPrincipessa      :hai juga. J
@Morgan_Winata       :hm...lagi ngapain?
@YuriPrincipessa      :enggak ada
@Morgan_Winata       :kok enggak ada?
@YuriPrincipessa      :enggak papa.lo sebenarnya...taruhankan sama Bisma?
@Morgan_Winata       :maksud lo apa?gue enggak ngerti.
@YuriPrincipessa      :lo taruhan sama Bisma kan?lo jangan bohong deh?gue paling anti sama bohong
@Morgan_Winata       :hm...sebenarnya iya.
@YuriPrincipessa      :dan lo sama Bisma juga taruhan buat ngedapetin Rafa kan?
@Morgan_Winata       :iya.
@YuriPrincipessa      :gue kecewa sama lo gan.
@Morgan_Winata       :gue bisa jelasin sama lo kok.

Tapi..Yuri langsung offline.Yuri terlanjur sakit karna itu.

***
“Lo jangan percaya lagi sama Bisma,Raf.ucap Yuri tiba-tiba bersikap dingin disekolah”.
“Kenapa?salah emangnya gue deket Bisma?tanya Rafa sinis”.
“Dia cuma akan bikin lo sakit hati.ucap Yuri”.
“Enggak!gue enggak akan.Lo tau gue naksir Bisma.Gue suka Bisma,Yur.ucap Rafa menaikan nadanya”.
“oke.terserah lo deh.ucap Yuri pergi meninggalkan Rafa”.

Disisi itu,Arifha sidah bertemu langsung dengan Rafael.

“Gue seneng bisa liat lo lagi Fha.ucap Rafael di kantin”.
“Gue juga.ucap Arifha”.
“Kok bisa ya kita 1 kelas.ucap Rafael tak menyangka”.
“Iya.ucap Arifha”.
Lalu mereka tertawa.
Ahahahahahah....

“Bis.kok Yuri tadi bilang ke gue agar jangan deket-deket sama lo ya?ucap Rafa”.
“Cemburu kali dia.ucap Bisma cuek di bangku taman belakang sekolah”.
“Masa?ucap Rafa penasaran”.
“Tanya aja sendiri.ucap Bisma”.
“iya deh ntar gue tanya.ucap Rafa”.

Hening sekali

“Bis,lo...punya perasaan khusus enggak sama Yuri?tanya Rafa sambil menengadah ke langit”.
“Perasaan?enggak ada.ucap Bisma”.
“Masa?ucap Rafa ingin mendesak Bisma”.
Bisma pun merasa jengah.lalu pergi meninggalkan Rafa sendirian”.

Dirumah.

“Ntar lo jadikan kerumah?ucap Arifha di telepone”.
“iya.gue jadi kok.ucap Rafael”.
“yaudah bye”.
“Bye”.

Itu lah percakapan Arifha dengan Rafael.sedangkan di atas,kamar Yuri.Rafa membentak bentak.

“Kenapa sih lo larang gue temenan sama Bisma,Yur?tanya Rafa”.
“Dia itu pingin mempermainin lo,Raf.ucap Yuri”.
“Mustahil,Yur.Lo pasti cemburukan?ucap Rafa”.
“Enggak.gue enggak cemburu.gue cuma ngingetin lo,Raf.ucap Yuri”.
“Gue enggak percaya sama lo Yur.Gue enggak nyangka lo bakal sepicik itu.ucap Rafa”.
“Raf!gue....
“halah..sebodo amat!lo juga jealous kalau gue cucu kesayangan eyang.ucap Rafa tak hentinya”.
 “Lo kenapa sih enggak percaya sama gue?tanya Yuri”.
“Karna lo bukan sodara kandung gue.ucap Rafa”.
“Tapi kita dibesarkan sama-sama.ucap Yuri”.
“Gue enggak bakal nganggap lo sodara kalo sifat lo enggak berubah.ucap Rafa pergi meninggalkan Yuri”.

BRUUKKK!!suara pintu.

Keesokan harinya.Saat di sekolah,Yuri mendatangin Bisma ketika ia sedang nongkrong bareng Morgan,Dicky,Ilham,Reza,Rangga,dan Rafael.Ternyata Rafael bergabung dengan Bisma CS.

“Bisma!Teriak Yuri lalu mendatangi Bisma”.
“Eh.tu Bidadari lo,Bis.Ucap Ilham”.
Tiba-tiba saja,Yuri langsung menampar Bisma dengan kesal.

To be continue....

Part.8 “I Hate YOU(First Hug Boy)”

PLLAAKKKKK!!dengan keras Yuri menampar Bisma.Hingga pipi Bisma memerah.

“itu balasan buat orang yang udah ngancurin hidup gue.ucap Yuri”.
“Wey..ucap Ilham,Reza,dan Dicky”.
“Lo jangan asal pukul dong beibh.ucap Bisma”.
“Beibh!Apa kata lo.ucap Yuri akan melayangkan tangannya lagi ke pipi Bisma,tetapi di tahan Morgan”.
“Stop!ucap Morgan”.
“Apa!Apa!!ucap Yuri ke Morgan”.
“Lo jangan....tak sempat bicara Yuri mengutarkan kalimatnya.
“Lo diem!ucap Yuri ke Morgan lalu bicara lagi ke Bisma”.
“Lo mau ngancurin persodaraan gue sama Rafa kan!ucap Yuri menahan tangisnya”.
“Stop Yur!ujar Morgan”.
Bisma terdiam.Lalu,Rafa yang tak sengaja melihat aksi itu menghampiri mereka.
“Ada apa ini?tanya Rafa”.
“Bisma?pipi lo...lalu,Rafa menoleh ke Yuri”.
“Lo ngapain disini?tanya Rafa”.
“Lo mau ngapain disini!!ucap Rafa dengan nada kasar”.
“Gue mau buktiin kalo Bisma punya rencana buat ngancurin lo.ucap Yuri”.
“Dari kemaren lo ngomong itu melulu!cetus Rafa”.
Lalu,Rafa melayangkan tangannya ke pipi Yuri.

PLLLAAAKKK!!!
Bisma CS hanya bisa terdiam dan menyaksikan dua sodara itu bertengkar.Hanya Morgan yang tetap pada Yuri karena merasa bersalah.
“itu balasan karena lo udah nampar Bisma tadi.ucap Rafa”.
“Lo berani nampar sodara lo sendiri demi bela penjahat kaya dia?tanya Yuri”.
PLLAAKKK!!lagi-lagi Rafa menampar Yuri hingga bibir Yuri berdarah.
“sekali lagi lo bilang Bisma penjahat.Gue enggak akan segan mukul lo lagi dan ngusir lo dari rumah.ucap Rafa”.
Yuri menatap Rafa tajam.
“Gue benci lo kaya gini,Raf.ucap Yuri dengan nada pelan”.
Lalu pergi meninggalkan mereka.
“lo enggak papa kan,Bis?ucap Rafa”.
“itu pelajaran yang impas dari gue.ucap batin Bisma”.

Morgan pun mengejar Yuri.Arifha yang sedang latihan Cheeleders melihat Yuri lewat dengan meneteskan air mata.

“Yur lo kenapa?tanya Arifha”.
Yuri pun hanya berlalu dan di belakangnya diikuti Morgan.
“Yuri kenapa gan?tanya Arifha ternyata teman Morgan 1 kelas”.
Morgan hanya berlalu dan tak menghiraukan pertanyaan Arifha.
“Aneh.ucap Arifha lalu melanjutkan latihannya”.

“Lo enggak usah ngikutin gue.ucap Yuri”.
“Tapi....
“I’m fine.Gue enggak papa kok.ucap Yuri seketika dingin”.
Tiba-tiba Morgan memeluk Yuri dari belakang.Yuri pun kaget.
“tetep kaya gini.jangan bergerak.ucap Morgan berbisik”.
“Lepasin.Ini di sekolah gan.ucap Yuri ingin melepaskan pelukan Morgan”.
Morgan pun akhirnya melepaskan pelukannya itu.
“Lo gila ya.ucap Yuri”.
“Itu tadi gue lakuin karna di belakang kita tadi ada Bisma.ucap Morgan”.
“Gila lo.apa hubungannya sama dia.ucap Yuri”.
Morgan pun tak merespon pertanyaan Yuri.Yuri pun pergi meninggalkan Morgan,tetapi Yuri melirik kebelakang.Dilihatnya Morgan tertunduk dengan ekspresi diam.Lalu,Yuri berbalik kebelakang dan memeluk Morgan.Morgan pun kaget.

“Maaf ya.Lo enggak papa kan?tanya Yuri”.
Morgan tersenyum dan menjawab”Enggak..gue enggak papa kok.kenapa?tanya Morgan balik”.
“Kenapa apanya?tanya Yuri bingung”.
“Kenapa lo..Agh enggak jadi.ucap Morgan”.
“Ah..udah deh.Ntar lo yang keenakan.ucap Yuri sambil melepaskan pelukannya itu”.
“Gue balik ke kelas dulu ya.ucap Yuri pamit lalu pergi”.

Disitu Morgan tersenyum sendiri.

***

Di Cafe La Verra
Disitulah Bisma CS sering nongkrong.

“Gan.Lo suka kan sama Yuri?ucap Bisma mengawali pembicaraan”.
“Bukan urusan lo.ucap Morgan sambil membaca novelnya”.
Sreett...Bisma mengambil novel Morgan.
“Gue pingin bicara empat mata sama lo.Ucap Bisma”.
“Oke.balas Morgan”.
Mereka pun mencari tempat untuk berdua.
“Lo jujur sama gue.Lo suka kan sama Yuri?ucap Bisma”.
“Sudah gue bilang,itu bukan urusan lo.ucap Morgan”.
“Gue liat kalian tadi.Pelukan di depan kelas 2 IPA 3.ucap Bisma”.
“Iya.gue tau.ucap Bisma”.
“Lo masih ingat kan perjanjian kita?tanya Bisma”.
“Oh..perjanjian itu.gue udah enggak mau ikut campur lagi.ucap Morgan”.
“Kenapa?hah..Karna lo suka Yuri kan?Ucap Bisma”.
Morgan pun merasa jengah dan memilih untuk pergi.

“Bisma ngomong apa sama lo gan?tanya Rangga diikuti Reza,Ilham,dan Dicky”.
“Hal yang enggak penting.ucap Morgan”.
Lalu,Bisma pun muncul.
“Kalian berantem ya?tanya Rafael”.
Bisma dan Morgan tidak menjawab.Lalu,Morgan mengeluarkan hpnya dan menelepon Yuri.

You say that i’m messing with your head(yeah 4x)
All ‘cause i was making out with your friend(yeah 4x)
Love hurt,whether it’s right or wrong(yeah 4x)
I can’t stop ‘cause i’m having too much fun(yeah 4x)

You’re on your kness
Beggin’ please
‘stay with me’
But honestly
I just need to be a little crazy

Bunyi hp Yuri berdering.
“Morgan.Gumamnya lalu mengangkat”.
“Halo,ia gan kenapa?tanya Yuri”.
“Gue pingin ketemu sama lo.ucap Morgan”.
“Ketemu?Dimana?tanya Yuri”.
“Cafe La Verra.ucap Morgan”.
“Oh..oke.stay ya.see ya.ucap Yuri”.

Lalu mematikan teleponnya.

“Lo nelepon siapa gan?tanya Dicky”.
“Ntar juga kalian tau.jawab Morgan”.
“Cewek ya?tanya Ilham penasaran”.
“Tunggu aja.ucap Morgan kembali membaca novelnya”.

Sementara itu.
“Lo mau kemana Yuri?Cantik amat.ucap Arifha”.
“Cantik?biasa aja Fha.ucap Yuri”.
“Tapi lo mau kemana?tanya Arifha penasaran”.
“Cafe La Verra.jawab Yuri”.
“Oh..ucap Arifha”.
“Lo...
“Apa?tanya Yuri”.
“Agh enggak..hehe ucap Arifha cengengesan”.
“Gue berangkat ya.ucap Yuri”.
“Iya.hati-hati”.
“Oke”.

Sesampainya.

Hp Morgan berdering.Kali ini Yuri yang telepon.

“Halo.ucap Morgan”.
“Halo.gue udah nyampe lo dimana?tanya Yuri”.
“Masuk aja.Gue di nomor meja 6.ucap Morgan lalu menutup telepon”.

Yuri pun masuk ke Cafe itu.Setelah memasuki ruangan,Yur mencari meja nomor 6,dan....ketemu.Saat ia nyamperin Morgan di sana terlihat ada Bisma.

“Hai.ucap Yuri”.
“Hai juga,silahkan duduk.ucap Reza,Ilham dan Dicky”.
“makasih.ucap Yuri”.
“Rafael.ucap Yuri”.
“Lo kenal Rafael?tanya Dicky”.
“Iya.Dia...Elo!seru Yuri kaget”.

To be continue.