Part.6
“Hanya berdua”
“Dan...3.ucap
Morgan sambung kalimatnya”.
Yuri pun perlahan membuka matanya.Ia terkejut
betapa kagetnya melihat sebuah danau dan di tepi danau ada gertak apapan dari
kayu bambu kuning yang dihiasi 1 lampu neon 25 watt.Disebelah itu,ada sebuah
perahu yang lumayan besar dan cukup untuk ditumpangi 2 orang.Sungguh mempesona
pemandangannya.
“Gimana?lo
suka tempat ini?tanya Morgan”.
“Huah....iya.Gue
suukka banget.Thanks ya udah ngajak gue ke sini.ucap Yuri”.
“He’em...tapii,lo
jangan kasih tau ke orang-orang kalau ada tempat ini.ucap Morgan”.
“Kok
gitu?Loh kalau enggak mau kasih tau,kenapa lo kasih tau ke gue?tanya Yuri”.
“Karna....tempat
ini sangat spesial buat gue.Dan...orang-orang enggak tau kalau ada tempat
sespesial di sini.ucap Morgan”.
“oh..ucap
Yuri”.
“Hanya kita
berdua.ucap Morgan”.
“Ng...apa?tanya
Yuri enggak ngerti”.
Sambil
tersenyum Morgan mengatakannya sekali lagi”Tempat ini hanya kita berdua aja
yang tau.ucap Morgan”.
“Oh...iya...ucap
Yuri”.
Lalu,mereka
menaiki perahu itu.
Disisi lain
ternyata Bisma juga mengincar Rafa dan Arifha.Dasar Bisma,playboy....
Lihat yang mulus belok
Lihat yang bening belok
Ampe yang disebelah enggak ditengok
Nggak nggak nggak kuat
Nggak nggak ngaak kuat
Aku nggak kuat sama playboy playboy
Nggak nggak nggak level
Nggak nggak nggak level
Aku nggak level sama cowok gampangan....
Sama tuh
kaya lagu tujuh aicon...eh seven icons...aduh duh penalis...katroknya jangan
ditampilkan dong...malu tau..ahehehe
Oh ya
ternyata,si Bisma dari awal udah rencanain semua buat ngedapetin Yuri atau
enggak Rafa atau juga Arifha.Licik dan picik ya.he’e he’e.Waktu kemaren si
Bisma udah punya semua no Ponsel Gang Leaders,yaitu gang yang dibuat Rafa,Yuri
dan Arifha.
To be
continue...
Mav ya cepet
bersambung karena ada tambahan.Bocoran tentang tokoh.
Saksikan di
“ternyata Asal usulnya” dan Part.7
Bye....
“Ternyata
asal usulnya”.
Bocoran
nih...waktu kecil si Yuri di panggil “Pipi si wajah merah jambu”karena kulit
Yuri dulu rentan terhadap sinar matahari.Kalau Rafa sih dulu semok
banget,apalagi kalau dia nangis.Kata Alm.eyang Rafa kalau lagi nangis
permintaanya aneh-aneh biar ngeredain tangisannya.Lain lagi Arifha,dari kecil
di emang cerewet,suka teriak.Paling ngeri kalau dia nangis suka teriak.Orang
pake mickrofon udah keras banget.Kalau disaingin sama tangisan Arifha,lah
menang tangisan Arifha lah.Wong merdu 1 kampung ampe tutup telinga semua.Ahehe
becanda,tapi emang si Arifha ini super duper cengeng.Dulu para keluarga mereka
suka mengejek dengan nama Ratu C,yaitu Ratu Cengeng.
Morgan,Bisma,Rangga,Dicky,Ilham,Reza
mereka Sahabat.Walau Bisma pindahan tetapi cara bergaulnya membuat dia di
terima di lingkungan barunya dengan cepat.Kisi-kisi nih,ntar Rafael anak baru
yang cool sok dewasa yang kesepian ternyata kakak kandung Rafa.Morgan yang
enggak diduga bakal jadi pacarnya Yuri ternyata juga kakak kandung
Arifha.Loh?trus gimana?Rafa,Arifha,dan Yuri tau dari mana semua itu.Bukannya
yang tau hanya kedua eyangnya saja,bahkan sebenarnya Rafa,Arifha dan Yuri tidak
tau sama sekali.Penasarankan?stay aja di Part-part berikutnya.
Part.7
“Senangnya...”
“Lo...kenapa
bengong,Raf?tanya Arifha yang menghampiri Rafa di taman”.
“Gue....gue...
“Kenapa
Raf?tanya Arifha penasaran”.
“Cowok yang
gue taksir sms gue.Aduh seneng banget.Ucap Rafa”.
“Oh.ucap
Arifha pergi meninggalkan Rafa”.
“Loh kok
Mona enggak kelihatan?kemana dia?tanya Yuri ketika sedang didapur dengan Arifha
yang mengambil minum di kulkas”.
“Enggak tau
tuh.Hm....Lo kemaren..pergi ama siapa?tanya Arifha”.
“Oh...sama
Morgan.ucap Yuri”.
“Oh.Hm...Kemana?tanya
Arifha”.
“Ada
deh.R-H-S.ucap Yuri sambil meninggalkan Arifha”.
Kring kring
kring
Cliek
“Halo.ucap
Arifha mengangkat telepon rumah”.
“Halo.ini
saya Mamang Surata.ini saya bicara dengan siapa ya?tanya Surata”.
“Oh.mamang.ini
Arifha mang.Ada apa ya?tanya Arifha balik”.
“Non.Maafin
mamang ya.mamang teh sekarang pingin tinggal di kampung aja.Jadi teh mamang mau
berhenti jadi supir enon ya.ucap Surata’.
“Oh..yaudah
enggak papa mang.Ntar uang bulanan mamang Arifha transfer lewat rekening eyang
ya.ucap Arifha”.
“Aduh
ngerepotin atuh non.ucap Surata”.
“Enggak
kok”.
“yaudah
makasih ya non”.
“iya”.
Malam Pukul
19.45
Tiba-tiba hp
Rafa bergetar menandakan ada sms masuk
“Hah pesan”.
Cliek
SELAMAT MALAM RAFA
APA KABAR?
“Bisma!seru
Rafa sambil membalas sms itu”.
MALAM
BAIK.LO APA KABAR?
“wah.Bisma
sms gue.tadi siang udah.malam lagi.Yes!ucap Rafa senang”.
Di bales
Bisma
GUE BAIK JUGA.
LAMA YA ENGGAK KETEMU?
“lama?perasaan
kemaren...
LAMA?YA ENGGAK JUGA.
GUE SERING KETEMU LO KOK
TAPI MUNGKIN LO ENGGAK NGELIAT GUE
Lalu,Rafa
bales dengan cepat.
OH YA?DIMANA...
Di sela
itu,rupanya Arifha sedang ketawa ketiwi melihat aksi komedi di televisi.
“Huahahahaha....ketawa
Arifha”.
Di sela itu
juga hp Arifha bergetar.
“Ada
sms.ucap Arifha”.
HEY AR?
LO INGET GUE KAN?
“ni siapa
ya?sok kenal lagi kata-katanya.ucap Arifha”.
NI CPA Y?
Kali ini
lebih cepet dibales
AHAHAH
MASA LO LUPA?
GUE RAFAEL.
“Rafael?”.
Segera
Arifha bales
OH..
TAU NO HP GUE DARI MANA?
OH YA GUE KANGEN LO NIH SEJAK LO PINDAH
KITA BAGAIKAN SAHABAT TAK TERPISAH
Bales Rafael
AHAHAH
DASAR LO.GUE JUGA KANGEN
OH YA BESOK GUE PULANG KE INDO
RENCANANYA BOKAP GUE BAKAL
MASUKIN GUE KE SMU HARAPAN JAKARTA
Sekejap
Arifha bales dengan semangat
WAH SEKOLAH GUE TUH.
LAH KITA KETEMU LAGI.
Send....
Dilain
sisi,Yuri yang sedang asyik asyikan chat dengan kawan lamanya.tiba-tiba ada
seseorang yang chat dengannya.
@Morgan_Winata :hai? J
@YuriPrincipessa :hai juga. J
@Morgan_Winata :hm...lagi ngapain?
@YuriPrincipessa :enggak ada
@Morgan_Winata :kok enggak ada?
@YuriPrincipessa :enggak papa.lo sebenarnya...taruhankan
sama Bisma?
@Morgan_Winata :maksud lo apa?gue enggak ngerti.
@YuriPrincipessa :lo taruhan sama Bisma kan?lo jangan
bohong deh?gue paling anti sama bohong
@Morgan_Winata :hm...sebenarnya iya.
@YuriPrincipessa :dan lo sama Bisma juga taruhan buat
ngedapetin Rafa kan?
@Morgan_Winata :iya.
@YuriPrincipessa :gue kecewa sama lo gan.
@Morgan_Winata :gue bisa jelasin sama lo kok.
Tapi..Yuri
langsung offline.Yuri terlanjur sakit karna itu.
***
“Lo
jangan percaya lagi sama Bisma,Raf.ucap Yuri tiba-tiba bersikap dingin
disekolah”.
“Kenapa?salah
emangnya gue deket Bisma?tanya Rafa sinis”.
“Dia
cuma akan bikin lo sakit hati.ucap Yuri”.
“Enggak!gue
enggak akan.Lo tau gue naksir Bisma.Gue suka Bisma,Yur.ucap Rafa menaikan
nadanya”.
“oke.terserah
lo deh.ucap Yuri pergi meninggalkan Rafa”.
Disisi
itu,Arifha sidah bertemu langsung dengan Rafael.
“Gue
seneng bisa liat lo lagi Fha.ucap Rafael di kantin”.
“Gue
juga.ucap Arifha”.
“Kok
bisa ya kita 1 kelas.ucap Rafael tak menyangka”.
“Iya.ucap
Arifha”.
Lalu
mereka tertawa.
Ahahahahahah....
“Bis.kok
Yuri tadi bilang ke gue agar jangan deket-deket sama lo ya?ucap Rafa”.
“Cemburu
kali dia.ucap Bisma cuek di bangku taman belakang sekolah”.
“Masa?ucap
Rafa penasaran”.
“Tanya
aja sendiri.ucap Bisma”.
“iya
deh ntar gue tanya.ucap Rafa”.
Hening
sekali
“Bis,lo...punya
perasaan khusus enggak sama Yuri?tanya Rafa sambil menengadah ke langit”.
“Perasaan?enggak
ada.ucap Bisma”.
“Masa?ucap
Rafa ingin mendesak Bisma”.
Bisma
pun merasa jengah.lalu pergi meninggalkan Rafa sendirian”.
Dirumah.
“Ntar
lo jadikan kerumah?ucap Arifha di telepone”.
“iya.gue
jadi kok.ucap Rafael”.
“yaudah
bye”.
“Bye”.
Itu
lah percakapan Arifha dengan Rafael.sedangkan di atas,kamar Yuri.Rafa membentak
bentak.
“Kenapa
sih lo larang gue temenan sama Bisma,Yur?tanya Rafa”.
“Dia
itu pingin mempermainin lo,Raf.ucap Yuri”.
“Mustahil,Yur.Lo
pasti cemburukan?ucap Rafa”.
“Enggak.gue
enggak cemburu.gue cuma ngingetin lo,Raf.ucap Yuri”.
“Gue
enggak percaya sama lo Yur.Gue enggak nyangka lo bakal sepicik itu.ucap Rafa”.
“Raf!gue....
“halah..sebodo
amat!lo juga jealous kalau gue cucu kesayangan eyang.ucap Rafa tak hentinya”.
“Lo kenapa sih enggak percaya sama gue?tanya
Yuri”.
“Karna
lo bukan sodara kandung gue.ucap Rafa”.
“Tapi
kita dibesarkan sama-sama.ucap Yuri”.
“Gue
enggak bakal nganggap lo sodara kalo sifat lo enggak berubah.ucap Rafa pergi
meninggalkan Yuri”.
BRUUKKK!!suara
pintu.
Keesokan
harinya.Saat di sekolah,Yuri mendatangin Bisma ketika ia sedang nongkrong
bareng Morgan,Dicky,Ilham,Reza,Rangga,dan Rafael.Ternyata Rafael bergabung
dengan Bisma CS.
“Bisma!Teriak
Yuri lalu mendatangi Bisma”.
“Eh.tu
Bidadari lo,Bis.Ucap Ilham”.
Tiba-tiba
saja,Yuri langsung menampar Bisma dengan kesal.
To
be continue....
Part.8
“I Hate YOU(First Hug Boy)”
PLLAAKKKKK!!dengan
keras Yuri menampar Bisma.Hingga pipi Bisma memerah.
“itu
balasan buat orang yang udah ngancurin hidup gue.ucap Yuri”.
“Wey..ucap
Ilham,Reza,dan Dicky”.
“Lo jangan asal pukul dong beibh.ucap Bisma”.
“Beibh!Apa kata lo.ucap Yuri akan melayangkan
tangannya lagi ke pipi Bisma,tetapi di tahan Morgan”.
“Stop!ucap Morgan”.
“Apa!Apa!!ucap Yuri ke Morgan”.
“Lo jangan....tak sempat bicara Yuri
mengutarkan kalimatnya.
“Lo diem!ucap Yuri ke Morgan lalu bicara lagi
ke Bisma”.
“Lo mau ngancurin persodaraan gue sama Rafa
kan!ucap Yuri menahan tangisnya”.
“Stop Yur!ujar Morgan”.
Bisma terdiam.Lalu,Rafa yang tak sengaja
melihat aksi itu menghampiri mereka.
“Ada apa ini?tanya Rafa”.
“Bisma?pipi lo...lalu,Rafa menoleh ke Yuri”.
“Lo ngapain disini?tanya Rafa”.
“Lo mau ngapain disini!!ucap Rafa dengan nada
kasar”.
“Gue mau buktiin kalo Bisma punya rencana
buat ngancurin lo.ucap Yuri”.
“Dari kemaren lo ngomong itu melulu!cetus
Rafa”.
Lalu,Rafa melayangkan tangannya ke pipi Yuri.
PLLLAAAKKK!!!
Bisma CS
hanya bisa terdiam dan menyaksikan dua sodara itu bertengkar.Hanya Morgan yang
tetap pada Yuri karena merasa bersalah.
“itu balasan
karena lo udah nampar Bisma tadi.ucap Rafa”.
“Lo berani nampar sodara lo sendiri demi bela
penjahat kaya dia?tanya Yuri”.
PLLAAKKK!!lagi-lagi Rafa menampar Yuri hingga
bibir Yuri berdarah.
“sekali lagi lo bilang Bisma
penjahat.Gue enggak akan segan mukul lo lagi dan ngusir lo dari rumah.ucap
Rafa”.
Yuri menatap
Rafa tajam.
“Gue benci
lo kaya gini,Raf.ucap Yuri dengan nada pelan”.
Lalu pergi
meninggalkan mereka.
“lo enggak
papa kan,Bis?ucap Rafa”.
“itu
pelajaran yang impas dari gue.ucap batin Bisma”.
Morgan pun
mengejar Yuri.Arifha yang sedang latihan Cheeleders melihat Yuri lewat dengan
meneteskan air mata.
“Yur lo
kenapa?tanya Arifha”.
Yuri pun
hanya berlalu dan di belakangnya diikuti Morgan.
“Yuri kenapa
gan?tanya Arifha ternyata teman Morgan 1 kelas”.
Morgan hanya
berlalu dan tak menghiraukan pertanyaan Arifha.
“Aneh.ucap
Arifha lalu melanjutkan latihannya”.
“Lo enggak
usah ngikutin gue.ucap Yuri”.
“Tapi....
“I’m
fine.Gue enggak papa kok.ucap Yuri seketika dingin”.
Tiba-tiba
Morgan memeluk Yuri dari belakang.Yuri pun kaget.
“tetep kaya
gini.jangan bergerak.ucap Morgan berbisik”.
“Lepasin.Ini
di sekolah gan.ucap Yuri ingin melepaskan pelukan Morgan”.
Morgan pun
akhirnya melepaskan pelukannya itu.
“Lo gila
ya.ucap Yuri”.
“Itu tadi
gue lakuin karna di belakang kita tadi ada Bisma.ucap Morgan”.
“Gila lo.apa
hubungannya sama dia.ucap Yuri”.
Morgan pun
tak merespon pertanyaan Yuri.Yuri pun pergi meninggalkan Morgan,tetapi Yuri
melirik kebelakang.Dilihatnya Morgan tertunduk dengan ekspresi diam.Lalu,Yuri
berbalik kebelakang dan memeluk Morgan.Morgan pun kaget.
“Maaf ya.Lo
enggak papa kan?tanya Yuri”.
Morgan
tersenyum dan menjawab”Enggak..gue enggak papa kok.kenapa?tanya Morgan balik”.
“Kenapa
apanya?tanya Yuri bingung”.
“Kenapa
lo..Agh enggak jadi.ucap Morgan”.
“Ah..udah
deh.Ntar lo yang keenakan.ucap Yuri sambil melepaskan pelukannya itu”.
“Gue balik
ke kelas dulu ya.ucap Yuri pamit lalu pergi”.
Disitu
Morgan tersenyum sendiri.
***
Di Cafe La
Verra
Disitulah
Bisma CS sering nongkrong.
“Gan.Lo suka
kan sama Yuri?ucap Bisma mengawali pembicaraan”.
“Bukan
urusan lo.ucap Morgan sambil membaca novelnya”.
Sreett...Bisma
mengambil novel Morgan.
“Gue pingin
bicara empat mata sama lo.Ucap Bisma”.
“Oke.balas
Morgan”.
Mereka pun
mencari tempat untuk berdua.
“Lo jujur
sama gue.Lo suka kan sama Yuri?ucap Bisma”.
“Sudah gue
bilang,itu bukan urusan lo.ucap Morgan”.
“Gue liat
kalian tadi.Pelukan di depan kelas 2 IPA 3.ucap Bisma”.
“Iya.gue
tau.ucap Bisma”.
“Lo masih
ingat kan perjanjian kita?tanya Bisma”.
“Oh..perjanjian
itu.gue udah enggak mau ikut campur lagi.ucap Morgan”.
“Kenapa?hah..Karna
lo suka Yuri kan?Ucap Bisma”.
Morgan pun merasa
jengah dan memilih untuk pergi.
“Bisma
ngomong apa sama lo gan?tanya Rangga diikuti Reza,Ilham,dan Dicky”.
“Hal yang
enggak penting.ucap Morgan”.
Lalu,Bisma
pun muncul.
“Kalian
berantem ya?tanya Rafael”.
Bisma dan
Morgan tidak menjawab.Lalu,Morgan mengeluarkan hpnya dan menelepon Yuri.
You
say that i’m messing with your head(yeah 4x)
All
‘cause i was making out with your friend(yeah 4x)
Love
hurt,whether it’s right or wrong(yeah 4x)
I
can’t stop ‘cause i’m having too much fun(yeah 4x)
You’re
on your kness
Beggin’
please
‘stay
with me’
But
honestly
I
just need to be a little crazy
Bunyi hp
Yuri berdering.
“Morgan.Gumamnya
lalu mengangkat”.
“Halo,ia gan
kenapa?tanya Yuri”.
“Gue pingin
ketemu sama lo.ucap Morgan”.
“Ketemu?Dimana?tanya
Yuri”.
“Cafe La
Verra.ucap Morgan”.
“Oh..oke.stay
ya.see ya.ucap Yuri”.
Lalu
mematikan teleponnya.
“Lo nelepon
siapa gan?tanya Dicky”.
“Ntar juga
kalian tau.jawab Morgan”.
“Cewek
ya?tanya Ilham penasaran”.
“Tunggu
aja.ucap Morgan kembali membaca novelnya”.
Sementara itu.
“Lo mau
kemana Yuri?Cantik amat.ucap Arifha”.
“Cantik?biasa
aja Fha.ucap Yuri”.
“Tapi lo mau
kemana?tanya Arifha penasaran”.
“Cafe La
Verra.jawab Yuri”.
“Oh..ucap
Arifha”.
“Lo...
“Apa?tanya
Yuri”.
“Agh
enggak..hehe ucap Arifha cengengesan”.
“Gue berangkat
ya.ucap Yuri”.
“Iya.hati-hati”.
“Oke”.
Sesampainya.
Hp Morgan
berdering.Kali ini Yuri yang telepon.
“Halo.ucap
Morgan”.
“Halo.gue
udah nyampe lo dimana?tanya Yuri”.
“Masuk
aja.Gue di nomor meja 6.ucap Morgan lalu menutup telepon”.
Yuri pun masuk
ke Cafe itu.Setelah memasuki ruangan,Yur mencari meja nomor
6,dan....ketemu.Saat ia nyamperin Morgan di sana terlihat ada Bisma.
“Hai.ucap
Yuri”.
“Hai
juga,silahkan duduk.ucap Reza,Ilham dan Dicky”.
“makasih.ucap
Yuri”.
“Rafael.ucap
Yuri”.
“Lo kenal Rafael?tanya
Dicky”.
“Iya.Dia...Elo!seru
Yuri kaget”.
To be
continue.