Part.2
“Gile”
“Silahkan
duduk du...Elo!ucap Yuri kaget”.
“Elo.balas
lelaki itu”.
Mereka
berdua saling kaget satu sama lain.
“Elo
bukannya cowok rese yang minggu lalu hampir nabrak gue juga kan di jepang?tanya
Yuri”.
“Elo,ngapain
disini?tanya cowok itu”.
“Lah,gue
yang nanya kenapa loe bisa kenal sama sodara gue?ujar Yuri”.
“Gue...gue..
“Gue
apa?ketus Yuri dari tadi yang ingin meledakkan amarahnya”.
“weits..jangan
galak gitu dong.Gue cuma enggak sengaja kali nabrak sodara lo.jawab cowok itu
dengan cengengesan”.
“Masih
berani cengengesan lo,setelah lo hampir nabrak gue di Jepang dan...sekarang loe
malah nabrak sodara gue.gusar Yuri”.
“Ya..ggu..ggu..ggue
kan minta maaf sebelumnya setelah hampir nabrak loe.Dan gue juga enggak tau
kalo hari ini gue nabrak sodara lo.terangnya”.
“Ocky
Dockky.Gue akan maafin loe.Tapi....Loe juga harus minta maaf sama 1 orang seisi
rumah ini,karna loe udah bikin mereka semua panik.ucap Yuri dengan tangan
berlipat di dada”.
Setelah
sepakat,si cowok meminta maaf orang seisi rumah.Walaupun tadinya eyang kakung
dan juga eyang putri merasa kesal,akhirnya mereka juga memaafkan cowok itu.
“Yaudah.sebaiknya
kamu cepat pulang.usir eyang putri yang masih merasa kesal”.
“Ya,saya
permisi dulu.ucap cowok itu lalu pergi ke teras rumah”.
“Yuri
ngantar dia dulu sampai depan eyang.ucap Yuri”.
“Lain kali
loe hati-hati kalo nyetir.nasehat Yuri”.
“Okey.Oh ya
nama lo siapa?tanya cowok itu”.
“Apa gunanya
sih.omel Yuri lagi”.
“Ya gua Cuma
mau kenalan sama loe aja.Nama gue Bisma.ucap cowok itu sambil mengulurkan
tangannya”.
“Hm..nama
gue Yuri.balasnya sambil membalas jabat tangan dari Bisma”.
“Okey...Hm...nama
lengkap loe?tanya Bisma lagi”.
“Perlu ya
sampai nama lengkap gue loe tanya.balas Yuri”.
“Gue...
“Hm..Principessa
Azzurri Bellissima.ucap Yuri”.
“Apa?tanya
Bisma ulang”.
“huh..sebel.nih
orang budek kali.maki Yuri dalam hati”.
“Siapa nama
lengkap lo?tanya bisma sekali lagi”.
“Listen to
me ,okey.Nama lengkap gue Principessa Azzurri Bellissima.Puas lo.tambah Yuri
dalam hati”.
“Okey..bye..ujar
Bisma meninggalkan rumah itu”.
“Siapa tuh
orang Yuri?tanya Arifha dari dalam rumah”.
“Bisma.jawab
Yuri sambil masuk ke dalam rumah”.
“Oh.Loe
kenal sama dia?tanya Arifha”.
“Enggak
sih.Tapi..dia itu yang pernah hampir nabrak gue waktu di Yokyo Tower.Pas malam
Tahun baru.jawab Yuri”.
Setibanya
Arifha dan Yuri di ruang tengah,eyang kakung dan eyang putri menanyakan orang
tersebut.Ternyata dari tadi Rafa sudah di pindahkan ke kamarnya untuk
istirahat.
“Tadi siapa
Yur yang ngantar Rafa?tanya eyang putri”.
“eh..itu..temennya
Rafa eyang.jawab Yuri bohong”.
Sebenarnya
Yuri tidak suka berbohong,apalagi terhadap kedua eyangnyayang menjaga dan
memeliharanya sejak ia duduk dikelas 2 SMP.tapi...terpaksa lah ia
berbohong.Dikarena kondisi eyang yang masih tegang dengan apa yang hari itu
terjadi.
“Oh ya eyang
Yuri mau ke kamar ya,mau istirahat,Yuri capek.pamitnya”.
“Arifha juga
eyang.susul Arifha”.
***
Tok tok tok
“iya
masuk,pintunya enggak dikunci kok.jawab Rafa”.
Kiek..bruk!
“hai..sapa
Yuri memasuki kamar Rafa”.
“Hai..juga.balas
Rafa”.
“Nih aku
bawain sarapan kamu.Oh ya kata eyang hari ini kamu enggak usah masuk sekolah
dulu.istirahat aja di rumah selama beberapa hari ini.tutur Yuri”.
“Hmm...Oh
ya..kapan kamu pulang?tanya Rafa”.
“Kemaren.Oh
ya aku punya cendramata dari sana”.
“Oh ya apa
itu.tanya Rafa sambil memakan bubur di atas kasur”.
“TAARA!seru
Yuri memberi surprise”.
“di buka
ya.pinta Yuri”.
“Hm..Rafa
pun menerimanya dan langsung membukanya”.
Dilihatnya
sebuah tusuk konde yang terbuat dari lapisan emas dengan hiasan bunga yang
khusus di pesan Yuri dari toko ternama.
“Gimana?suka?tanya
Yuri”.
“Iya..aku suka..tapi..gimana
makenya?tanya Rafa”.
“tinggal
digulungkan kerambut kamu aja,Raf.jelas Yuri”.
“Oh
ya.makasih ya.ucap Rafa”.
“Kok
bentuknya gini sih?tanya Rafa”.
“Itu supaya
memudahkan kamu menggulung rambut kamu dengan tusuk konde itu.jelas Yuri”.
“disini juga
ada tulisannya?tanya Rafa lagi”.
“Oh utsukushii?itu artinya anggun.Siapa saja
yang memakai itu pasti kelihatan anggun.Menurut mereka.tapi aku enggak tau tuh
benar apa enggak.jawab Yuri”.
“Yur,loe itu
beruntung.ucap rafa dengan nada sedih”.
“Beruntung
apanya?tanya Yuri”.
“Dari
keluarga kita loe yang paling beruntung.Loe itu punya nama bagus,tampang lo
cantik,baik,perhatian,enggak sombong,pinter,rangking trus lagi.ucap Rafa”.
“Ni ya nama
loe aja di ambil dalam bahasa italia.Principessa
artinya Putri,Azzurri artinya Biru,dan Bellissima artinya cantik.jelas Rafa”.
“Emangnya
itu yang membuat aku beruntung?Enggak lagi Raf.Aku beruntung masih punya kalian
semua.Aku sayang kalian semua melebihi apapun,Raf.ucap Yuri”.
“Gue dan
kita semua yang ada disini juga sayang lo,Yur.Walau pun kita enggak sodara
kandung.Oh ya,cowok idaman loe itu kaya apa sih?tanya Rafa”.
“Hm...ntah
lah.kalau lo,Raf?tanya Yuri balik”.
“Kalau gue
seperti yang kemaren.jawab Rafa”.
“Yang
kemaren mana?tanya Yuri bingung”.
“Hm...Seperti
cowok yang ngantar gue itu,orang yang udah nabrak gue.jelas Rafa”.
“Hah!cowok
yang gitu jadi cowok idaman lo?tanya Yuri heran”.
“Iya
kenapa?”.
“Loe itu
terlalu baik,Raf.enggak pantes berpasangan dengan cowok gila seperti dia.Emangnya
loe kenal?”.
“Hmm...enggak
sih”.
Setelah Rafa
selesai sarapan,Yuri mengantarkan kembali mangkok dan gelas ke dapur.
“Aduh!stop!yang
serius dong.Jangan lembek kaya gini latihannya.ujar Arifha ke anggota
Cheeleders”.
“Ma’af,Ar.Kita
istirahat dulu ya.Kita semua capek nih.jawab Cindy anggota tim Cheeleders itu”.
“Ya
udah,kita istirahat dulu 15 menit.ucap Arifha”.
“Arifha!teriak
Mirna dari ujung koridor”.
Mirna pun
bergegas lari menghampiri Arifha.
“Kenapa
sih,Mir.tanya Arifha”.
“Itu..Anu..Hm..itu..
“Apaan.tarik
nafas dulu baru loe cerita.terang Arifha”.
“Hm..Lomba
Cheeleders antar sekolah dimajuin besok lusa di SMU 56.jelas Mirna”.
“Apa?Dimajuin.O
M G...berarti gue harus memperketat latihan selama waktu 2 hari ini”.
“Iya.jawab
Mirna”.
“Yaudah gue latihan
dulu ya”.
Arifha pun
langsung memberitahukan pengumuman yang disampaikan Mirna ke anggota
Cheeleders.Dengan panjang lebar,anggota Cheeleders bersedia latihan mereka
diperketat 2 hari.
“Yuri.Eyang
putri sama eyang kakung sudah mendaftarkan kamu di SMU HARAPAN.ucap eyang putri
di meja makan”.
“Loh..itu
kan sekolahannya Arifha sama Rafa eyang.sambung Arifha”.
“Iya...biar
kalian bertiga enggak jauh-jauhan dan repot mamang Surata ngantar ke
sekolah.jelas eyang putri lagi”.
“Wah seru
nih.tutur Rafa”.
“Hm..jadi
mulai besok nih Yuri masuk sekolahnya eyang?tanya Yuri”.
“Iya.Jadi
kalian berangkat sama-sama.ucap Eyang putri”.
“Dan..baju
seragam serta alat-alat kebutuhan sekolah kamu juga sudah eyang belikan.tambah
eyang kakung”.
“terima
kasih ya eyang.balas Yuri”.
To be
continue...
No comments :
Post a Comment