http://dl2.glitter-graphics.net/pub/1973/1973902cqx9dz8xe7.gif

Monday, 28 January 2013

three season love 3



Part.3 “Elo lagi!!”

Hari ini,pertama Yuri masuk sekolah.Dari suasana,tempat sangat berbeda dengan sekolah di Tokyo.Yaiyalah,sekolah Jakarta mau disamain sama sekolah di Tokyo.Beda jauh kali yee.Tapi itu tidak membuat Yuri gengsi dengan apa yang telah iya hadapi sekarang termasuk sekolahnya.Pertama ia menginjakkan kaki di SMU HARAPAN,ia merasakan akan banyak sesuatu yang terjadi pada dirinya selama disini.

Tok tok tok
“Gunung Rocky ber...Iya silahkan masuk.ucap guru itu berhenti menjelaskan karena ada yang mengetuk pintu kelas”.
“Permisi.ucap Yuri memasuki ruang”.
“Iya.kamu murid baru itu ya?tanya guru itu”.
“Iya,Bu.jawabnya”.
“Oke.Anak-anak,ibu mohon perhatiannya.Disini kita kedatangan kawan baru.terang guru itu”.
“silahkan kamu memperkenalkan diri.tuturnya”.
“baik.Kenalkan Nama gue Yuri,nama lengkap Principessa Azzurri Bellissima...
“Nama apaan tu.cemooh seorang murid”.
“Huuuu...diikuti murid lain”.
“Sudah diam anak-anak.Ayo lanjutkan”.
“Iya.gue pindahan dari Jepang SMU Sichi di Tokyo.Nama gue diambil dari bahasa italia yang artinya Putri biru yang cantik.Trima kasih.terangnya”.
“oke.terima kasih sebelumnya karena sudah memperkenalkan diri.Kamu bisa panggil saja Ibu Santi.ucap guru itu”.
“kamu bisa duduk di sana.tunjuk bu Santi”.
“Ya anak-anak mari kita lanjutkan pelajarannya.ucap Bu Santi lagi”.

“Hei..Kenalin gue Kila.ucap murid yang duduk di samping Yuri”.
“Hei..Yuri.balasnya”.
“Salam kenal ya.ucapnya”
“Iya.balas Yuri lagi”.

Di sepanjang pelajaran pertama,Yuri dan Kila ngombrol terus sampai akhirnya bel istirahat pun berbunyi.

Teng teng teng

“Nah,udah istirahat tuh.Ke kantin yuk!ajak Kila”.
“Hm..enggak ah gue mau ke perpus dulu mau baca buku.elak Yuri sambil pergi meninggalkan Kila dan berjalan menuju keluar kelas”.

Di sepanjang koridor sekolah, tidak sengaja seorang cowok menabrak Yuri yang sedang asyik melihat papan ruangan.

BRRUUKK!

“Auuw!jerit Yuri merasa kesakitan”.
“Ups..sorry.Gue enggak sengaja nabrak loe.ucap cowok yang menabrak Yuri itu”.
“Hee..No Problem..enggak ada yang lecet juga kok.ucap Yuri sambil berdiri”.
Tapi kenyataannya berbeda,yang katanya enggak lecet itu ternyata kakinya yang keseleo.

“Adaw!sst..sakit banget.gumam Yuri meringis kesakitan”.
“Kenapa?katanya enggak ada yang lecet.Kok malah ngadu kesakitan.tanya cowok itu”.
“Dasar nih cowok,bukannya bantuin gitu,malah ngejekin.kesal Yuri dalam hati”.
“Sini biar gue bantuin.Kita ke UKS aja.ajaknya”.

Lalu,Cowok itu membopong Yuri menuju UKS.Setelah sampai di UKS,bukannya mengobati malah mereka bertengkar.Kok bisa ya mereka bertengkar?Apakah mereka saling kenal?.

Yuri menatap heran wajah cowok itu.Dan ia teringat pada malam dimana Rafa kecelakaan.
“Eh eh.Stop!Elo bukannya orang yang nabrak sodara gue itu kan?tanya Yuri yang dari tadi sibuk dengan kakinya yang keseleo sehingga tidak menghiraukan siapa yang menabraknya”.
“Elo.Yur..Yuri kan?tebak orang itu”.
“La..elo lagi!seru Yuri”.
“Iya..Elo lagi.balas Cowok itu”.

Sengaja tak disengaja ternyata cowok itu adalah Bisma.Yah,Bisma.Cowok yang hampir menabrak dirinya dan cowok yang sudah menabrak sodaranya,Rafa.Betapa kesalnya Yuri bertemu Bisma lagi.Pertama di Tokyo Tower,malam tahun baru itu Yuri hampir saja tertabrak mobil Marcedes milik Bisma,Lalu yang kedua Yuri bertemu lagi dengan Bisma di rumah eyangnya setelah mengantarkan Rafa dari rumah sakit,dan sekarang Yuri malah bertemu dengan Bisma disekolahannya yang baru.

“Elo ngapain disekolah gue?tanya Yuri”.
“ahahaha,sekolah lu?ahahaha.Ya ampun Yur,ini tu sekolah baru gue tau.jawab Bisma”.
“Dasar loe.Loe ngikitin gue ya?tanya Yuri kesal”.
“Idih.Sorry ya.Tapi gue duluan kali daftar di sini,yeee.ejek Bisma”.
“Ish..gila lo ya.Gue juga baru masuk sekolah hari ini langsung ketemu lo lagi.idih..balas Yuri”.
“berarti kita jodoh dong.goda Bisma”.
Anata wamachigai desu.Kamu salah,kita bukan jodoh melainkan bencana.balas Yuri lalu meninggalkan Bisma”.
“Yee..Ge-Er banget lo jadi cewek.omel Bisma sepeninggalan Yuri”.
“Kenapa Bis?Kok marah gitu?Tanya Morgan mengagetkan Bisma dari belakang”.
“Hah.Eh lo Morgan.Gue pikir siapa.Itu cewek tadi bikin gue kesel aja nih.jawab Bisma mendumel”.
“Udah,kita ke perpus yuk,cari bahan materi.ajak Morgan”.
“Hh..loe aja,Gue lagi enggak mood ke perpus hari ini.jawab Bisma”.
“Yau dah gue duluan ya.ucap Morgan”.
“Oke..balas Bisma”.

“Haduh,sakit banget nih.keluh Rafa di kamar”.
“hah.Nasib gue kok buruk ya kemaren?tapi...By the Way cowok kemaren yang ngantar gue cakep juga.Pas lagi buat gantiin posisi Danish.Khayal Rafa”.

Tok tok tok
“Rafa.ini eyang putri.ucapnya”.
“Oh,iya eyang masuk aja.Pintunya enggak Rafa kunci kok.balas Rafa”.
Lalu,eyang masuk sambil tersenyum kepada cucu kesayangannya itu.
“Gimana?udah sedikit enggak sakit lukanya?tanya eyang putri perhatian”.
“hemb J..masih sedikit sakit eyang.jawab Rafa”.
Eyang pun menghampiri Rafa di tempat tidur.Disekeliling kamar Rafa,dihiasi boneka-boneka cantik,dekorasi yang mewah bercatkan purple girl yang sengaja didekorasi sedemikian rupa agar cucu-cucunya betah.
“Rafa,besok eyang kakung sama eyang putri mau ceck up di Amerika.ucap eyang putri”.
“loh.kok enggak disini aja?kan disini alatnya lengkap eyang.ucap Rafa”.
“Hemb J..eyang mau sekalian liat perusahaan kita yang ada di Amerika.terang eyang putri”.
“Tapi...kan eyang,Rafa siapa yang jaga klau Arifha sama Yuri ke sekolah?tanya Rafa”.
“Loh,assistan Yuri kan bisa minta tinggal disini aja buat temenin kamu.jawab eyang putri”.
“Hmm..ya udah deh”.
“Eyang ke belakang dulu ya”.
“iya eyang”.

Sepeninggalan eyang putri,Rafa merenung terus.Entah apa yang sedang ia renungkan.apakah ada yang ia rasa tidak enak dalam benaknya nanti selama eyangnya tidak berada di rumah.Tunggu terus kelanjutannya di Part.4

To be continue...

No comments :

Post a Comment