http://dl2.glitter-graphics.net/pub/1973/1973902cqx9dz8xe7.gif

Monday, 28 January 2013

three season love 4



Part.4 “Cowok sombong”

“Hmm...Bahasa..IPA...nah itu dia IPS.ucap Yuri menunjuk-nunjuk tempat rak buku di perpustakaan sekolah”.
“Uh..aduh..tinggi banget sih.Pake apa ya ngambilnya?pikir Yuri”.
Berfikir tak berfikir Yuri malah loncat-loncat terus untuk menjangkau buku yang ia cari.Aduh dalam hatinya malu sekali kalu tindakannya sampai dilihat orang.Saking keasyikannya meloncat-loncat,Yuri tidak sadar bahwa dari tadi seorang cowok memperhatikannya.

“Loe..ngapain loncat-loncat kaya pocong gitu?tanyanya kepada Yuri yang masih terengah-engah meoncat”.
“huh..capek.keluh Yuri berjongkok karena kecapekan”.
“Hello.panggil cowok itu”.
“eh..iya..ada apa?jawab Yuri masih dalam keadaan jongkok dan tidak memperhatikan siapa yang menjadi lawan bicaranya”.
“Loe ngapain loncat-loncat tadi?Apa ada yang bisa aku bantu.tawarnya”.
Yuri pun beranjak dan memperhatikan cowok itu dari ujung kaki sampai ujung kelapa.
“Wauw!tinggi,sispack,tegap,....ucap batin Yuri memperhatikan setiap bagian tubuh cowok itu”.
“Hey..loe denger omongan gue enggak sih?tanya cowok itu”.
“Ah..iya..Ehm,gue butuh buku IPS yang itu tuh yang ada di rak paling atas.jelas Yuri yang masih terpesona”.
“Oh..sini biar gue ambilin.ucapnya”.
“Kayanya ni orang baik deh.pikir batin Yuri”.
“Nih,buku yang kamu carikan?ucapnya”.
“Iya.sorak Yuri”.
“Auw!suara loe kecilin dikit kenapa,inikan perpustakaan.ucapnya dingin”.
“maaf.ucap Yuri”.
“Ini orang seketika bisa baik bisa bersikap dingin.ucap batin Yuri”.
“Makasih ya.udah...
Belum sempat omongan Yuri selesai cowok itu langsung pergi meninggalkannya.
“Dasar sombong.Kalau gitu sih aku bisa sendiri ngambil nih buku.omel Yuri memasuki ruangan kelas”.
“Kapa loe Yur?tanya Kila yang dari tadi memperhatikan Yuri”.
“Itu..waktu gue ke perpus ketemu orang sombong banget,sebel deh gue.terangnya”.
“Udah deh.lerai Kila”.

***

“Eyaaanng!Arifha pulang nih.teriak Arifha yang sudah terbiasa”.
“Eyang,Yuri juga udah pulang nih.ucap Yuri juga”.
Dilihatnya rumah yang sepi sunyi.
“Kok enggak ada orang?Pada kemana nih.tanya Arifha”.
Yuri pun hanya bisa mengankat bahunya menandakan ia tidak tahu.

“Eh..kalian udah pulang rupanya.ucap Rafa menuruni anak tangga”.
“Iya..Loe udah baikan sekarang?tanya Yuri”.
“Iya.jawab Rafa”.
“Oh iya eyang putri sama eyang kakung mana?kok rumah sepi sih?tanya Arifha”.
“Tadi pagi sih kata eyang putri mau ceck up ke Amrik..tapi malah hari ini,katanya sih harus buru-buru jadi baru aja mereka berangkat”.
“Oh..mamang Surata sama Teteh Ainun kemana juga?tanya Yuri”.
“Katanya sih anaknya sakit di kampung.Ya terpaksa mereka pulang kampung.terangnya lagi”.
“Trus siapa yang jaga kamu tadi?Tanya Yuri”.
“Hmm...Assistan lo.jawab Rafa”.
“Assistan gue?Mma..mmaksud loe Mona?tebak Yuri heran”.
“Heem..jawab Rafa”.
“Terus kemana dia?tanya Arifha”.
“Itu di dapur.jawab Rafa”.

“Hai!TTAARRRAA!!sorak Mona dari arah dapur”.
“Wah kembaran Surti datang nih.ucap Yuri”.
“Surti?siapa tuh?Tanya Arifha”.
#laugh#
“itu loh pembantu yang namanya surti di sinetron Putri yang Ditukar.jelas Yuri sambil tertawa”.
“hah?ahahahahah.ucap Arifha dan Rafa sambil tertawa”.
“Ah,Non Yuri ini.Mona jadi malu deh.ucap Mona”.

***

“Mona,tugas lo jagain tuh si Rafa.Dia masih dilarang sekolah dulu.ucap Arifha”.
“Ote Bos!sorak Mona”.
“Gila tuh assistan lo,Yur.bisik Arifha ke Yuri”.
“Emang.jawab Yuri enteng”.

Setelah mereka sarapan,Arifha dan Yuri pamit untuk pergi ke sekolah.Yah,untuk hari ini dan seterusnya mereka akan naik angkot atau taksi dan semacamnya ke sekolah,karena mamang Surata cuti selama 3 bulan.Weh,lama juga ya.

“Arifha,lo berangkat duluan ya,Ada yang ketinggalan barang gue dirumah.ucap Yuri pada Arifha ketika akan berangkat naik taksi”.
“Eh eh..ntar lo naik apa?tanya Arifha”.
“ntar gue cari kendaraan lah pokoknya.jawab Yuri pergi meninggalkan Arifha”.

“Nah,ini dia.Untung gue ingat.ucap Yuri lalu mencari kendaraan”.
“duh mana ya taksi kok enggak kelihatan dari tadi.ucap Yuri sambil menoleh kekanan kekiri”.

Ttot ttot ttot
Suara klakson mobil seseorang yang menghampiri Yuri
“Eh,loe ngapain disini?tanya pemilik mobil itu”.
Dilihatnya si pemilik mobil Jazz Hitam.
“Ah..humb..lagi nunggu taksi.jawab Yuri”.
“Ikut gue aja.tawar nya”.
“Hah.tapi..
“Mau ikut enggak?kalau enggak gue duluan ni.ucapnya”.
“Eh..iya iya.jawab Yuri menerima tawarannya”.

Disepanjang perjalanan mereka berdua diam beribu bahasa.Yaiyalah,gimana enggak diam beribu bahasa,wong kenal aja enggak.Nih,harus diwaspadai.

“Humb...thank ya tempo hari itu.ucap Yuri mengawali pembicaraan”.
Tapi ni orang masih mematung dan bersikap dingin kepada Yuri.Yuri merasa kesal dan enggak mau lagi ngomong sama orang itu.
“Huh dasar robot percuma kan ngomong sama dia.enggak ditanggapin juga.Dasar terminator rusak,Robot konslet.guman Yuri”.
“gue dengar apa yang lo ucapin.ucap cowok itu”.
“Buset,ni orang ternyata pendengarannya tajam banget.tutur Yuri dalam hati”.
“hee,Sorry.balas Yuri dengan senyuman masam”.

***

“Yuri!panggil Kila”.
“Iya kenapa,La?tanya Yuri”.
“Ada yang cari lo tu di kelas.jawab Kila”.
“Yang nyari gue?siapa?tanya Yuri penasaran”.
“Datangin sendiri aja.dia nunggu di kelas tu”.
“iya iya.balas Yuri meninggalkan kantin”.

“Siapa yang cari gue?Tanya Yuri”.
“Tuh.tunjuk Kila”.
“Ng...Loe ngapain ke kelas gue?tanya Yuri”.
“Nih handphone lo ketinggalan di mobil gue tadi.ucapnya”.
“Oh ya,thanks.ucap Yuri”.
Lalu orang itu pergi meninggalkan kelas,dan....
“Hm..siapa nama lo?tanyanya”.
“Yuri.jawab Yuri bengong”.
“Oh..jawabnya sambil meninggalkan kelas Yuri”.

“Yuri yuri Yuri.panggil Kila”.
“Hah?Apa?jawab Yuri”.
“Lo kok bisa kenal sama Morgan?tanya Kila”.
“Apa?siapa namanya?tanya Yuri balik”.
“Morgan.dia itu anak kelas 2 IPA 3.satu angkatan sama kita.dia itu cowok idaman sekolahan khususnya kaum putri.terang Kila”.
“Oh.jawab Yuri tersenyum”.

“Woy!lo senyam senyum sendiri.Ada apa sih?tanya Arifha”.
“Hm...enggak.lucu aja sih sinetronnya.jawab Yuri”.
“Yee..ngigau nih anak.loe itu enggak nonton tapi ngelamun.ucap Arifha”.
“tau dari mana lo.elak Yuri”.
“Tuh mata lo.TV nya ngadep kemana..mata lo ngadep kemana.sindir Arifha”.
“He..iya iya.gue ngelamun.jawab Yuri malu sambil menggaruk-garuk kepala”.
Hehe apa yang gatel coba?Yuri Yuri.
Mendengar ucapan itu,Rafa dan Arifha pun mendekati Yuri.
“Emang loe kenapa?tanya Arifha berbisik”.
“Iya lo lagi jatuh cinta ya?tambah Rafa”.
“Ih..apaan sih.jangan deket-deket lo bau tau.Mandi sana.ucap Yuri kepada Arifha”.
“Yee..hmm..hehe,iya sih bau.Udah deh gue mandi dulu.ucap Arifha”.
“iya bagus tu,untung lo sadar dan cepet mandi.ucap Yuri”.
Lalu,Arifha pergi untuk mandi.Kini tinggal Rafa dan Yuri di ruang santai,sedangkan Mona asik telponan sama pacarnya di taman dekat kolam renang.
Rafa merasa ada yang aneh dengan sikap Yuri.beberapa kali Rafa tanya,Yuri hanya menjawab dengan tersenyum.benar-benar enggak waras.Tak seberapa lama telepon rumah berdering.

Kring kring kring
“Halo.sapa Rafa”.
“Halo.Ini teh rumah Tuan Dharma ya?tanya orang yang menelpon”.
“Iya.Ini siapa?tanya Rafa”.
“Ini teh Mamang Surata.saya bicara sama siapa ya?tanya Surata”.
“Oh.mamang ini Rafa.Ada apa ya?tanya Rafa”.
“Ehm..anu..anu..non Saya teh mau memperpanjang Cuti lagi sampai 5 bulan.boleh ya?tanya Surata”.
“emangnya kenapa ,mang?tanya Rafa penaaran”.
“Ehm..anak mamang teh kemaren baru saja meninggal dunia non.ucap Surata sedih”.
“Innalilahi wainailaihi rajiun.trus kapan di kubur mang?tanya Rafa”.
“Besok non.tapi saya teh boleh ijin cuti 5 bulan?tanya Surata lagi”.
“Ehm...iya ntar Rafa bilang sama eyang..Rafa sekeluarga turun berduka ya mang.Maaf kalau Rafa sekeluarga enggak bisa hadir.jawabnya”.
“iya non enggak apa-apa.sudah dulu ya non,assalamualaikum.ucap Surata”.
“Iya.wa alaikumsalam.balas Rafa”.

***

“Iya eyang.ohh hari ini eyang pulang,Wah kalau gitu Rafa jemput ya.ucap Rafa”.
“Enggak usah.sudah dulu ya.Eyang cuma mau kasih tau itu aja.ucap eyang menutup teleponnya”.

“Eyang hari ini pulang?tanya Arifha”.
“Iya.kita buat surprise yuk.ajak Rafa”.
“Ada apa kok pada seneng nih kelihatannya?tanya Yuri yang baru saja turun dari tangga menuju ruang santai”.
“Eyang hari ini pulang.Yeah!seru Rafa”.
“Oh ya?ucap Yuri senang”.
“iya.makanya kita mau buat surprise sama eyang.jawab Arifha”.
“Wah.ayo kita buat.Sorak Yuri kegirangan”.

Satu sama lain saling sibuk,ada yang mendekor ruangan,ada yang sana sini mengatur hiasan,mambuat spanduk selamat datang,ada yang membuat cake,BBQ,gulai daging,banyak deh.sesekali mereka istirahat,lalu bekerja lagi.Takseberapa kemudian tugas mereka selesai dan sempurna,kalau dalam bahasa sunda kanzen na.hehe,becanca kok.Itu bahasa Jepang,jadi orang jangan mudah dikibulin ah enggak baik.Kanzen na apa ya artinya??Hehe kan udah disebut.Sempurna sempurna,itu tuh artinya.Lanjuuttt!!

“Hampir pukul 5 sore kok eyang juga belum datang ya?ucap Arifha”.
“Iya,apa perlu kita jemput?tanya Rafa”.
“Tapi...kita mau naik apa?tanya Yuri bingung”.
“Caelah,kita kan punya 4 mobil.jawab Arifha”.
“Tapi siapa yang nyetir?tanya Yuri”.
“Ya elo lah.siapa lagi?kan Cuma elo yang bisa.jawab Rafa”.
“Lah,kalian berdua kan juga bisa.ucap Yuri”.
“Ah,gue lagi datang malasnya nih.ucap Arifha”.
“Gue juga.sambung Rafa”.
“Ya harapan terakhir tinggal elo.ucap Arifha ke Yuri”.

Ketiga sodara ini enggak tau pada ngapain,yang jelas duduk manis di depan televisi sambil melamun.Rafa yang melamun terus tentang cowok yang menabraknya hari yang lalu.Arifha asyik sendiri ngelamun tentang tim cheeledersnya besok menang dan masuk tingkat Internasional.Yuri yang suka ngelamun dan milin-milin rambutnya yang lurus.Tiba-tiba saja telepon rumah berdering.

Kring kring kring

“eh ada telepon tuh,tolong angkatin dong.ujar Rafa”.
“enggak ah,gue males nin.jawab Arifha”.
“Yaudah loe aja deh,Yur.suruh Rafa”.
“Kok gue?ucap Yuri”.
“Lah gue sama Arifha lagi enggak mood.So,loe aja ya yang ngangkat telepon.ucap Rafa”.
Daripada banyak ngomong,Yuri pun menghampiri meja telepon.

“Halo.ucap Yuri”.
‘Halo,selamat siang.ucapnya”.
“Siang,ini dari siapa ya?tanya Yuri”.
“Kami dari kantor polisi.Apakah ini benar rumah Dharma Rusdiguntoro?tanyanya”.
“Iya,betul ini rumah eyang Dharma Rusdiguntoro.Ada apa ya?tanya Yuri penasaran”.
Setelah itu,mereka menyampaikan sesuatu kepada Yuri.Dengan panjang lebar Polisi itu menyampaikan.
“Apa!ucap Yuri kaget”.

Saksikan selanjutnya di Part.5
To be continue....

No comments :

Post a Comment